Covid-19 Meningkat, RSDC Diaktifkan Lagi

0
8
Keterangan Foto: Kasus Covid-19 di Kendal kembali meningkat, RSDC diaktifkan lagi.

KENDAL – Meningkatnya Covid-19 di Kabupaten Kendal mengundang keprihatinan banyak pihak termasuk  Komisi D DPRD Kendal. Untuk meminimalisir Covid-19 agar tidak semakin meluas, pihaknya meminta Dinkes Kendal melakukan langkah-langkah strategis dan terukur.Selain itu pihaknya meminta agar Rumah Sakit Darurat Covid-19 diaktifkan lagi.

Dalam laporan Dinkes menyebutkan terjadi peningkatan kasus positif menyebabkan pihak Dinkes Kendal melakukan penambahan tempat tidur untuk merawat pasien covid-19 di RSUD dr Soewondo Kendal dan di RSI Weleri. Kepala Dinkes Kendal Ferinando Rad Bonay membenarkan terjadinya lonjakan kasus Covid-19 disejumlah daerah di Kendal.”Kami masih dilakukan trading, untuk mengetahui jumlah pasti warga terpapar Covid-19, ” kata Ferinando, Minggu (13/06/21).

Sementara data Dinkes Kendal menyebutkan, jumlah total kasus konfirmasi di Kabupaten Kendal sebanyak 7.870dengan angka kesembuhan mencapai 6.910 orang, masih dirawat mencapai 509 orang dan meninggal dunia sebanyak 360 orang.

Ketua Komisi D DPRD Kendal, Mahmud Sidiq mengatakan sangat prihatin dengan kondisi melonjaknya kasus positif, Dinkes sudah berkoordinasi dengan rumah sakit meminta tambahan tempat tidur untuk pasien Covid-19. RSUD dr Soewondo Kendal diminta menambah 7 tempat tidur dan di RSI Weleri 30 tempat tidur.

Menurut Mahfud, selain itu pihaknya meminta Dinkes Kendal agar meminta pemerintah untuk kembali mengaktifkan Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Kendal yang berfungsi sebagai tempat isolasi dan menampung pasien covid19 yang bergejala ringan sehingga bisa mengurangi penumpukan pasien di rumah sakit.

Mahfud mengaku juga menerima laporan terjadi klaster Covid-19 di perumahan Desa Sarirejo Kaliwungu. Laporan itu diterima Dinkes dari Kepala Puskesmas Kaliwungu yang menyampaikan, ada beberapa warga yang mengalami gejala sesak nafas dan satu orang meninggal.”Yang meninggal ini orang bergejala, namun belum sempat di swab,” imbuhnya.

Dengan kondisi peningkatan Covid-19 yabg terjadi beberapa pekan terakhir pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak lengah terhadap penyebaran virus Covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan seperti, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan (5 M).”Saya tetap berharap masyarakat patuh prokes agar kasus covid-19 bisa ditekan,” ujarnya.(AU/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here