200 Wali Murid SDIT Robbani, Ikuti Spesial Parenting Class

0
15

KENDAL – Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) Yayasan Robbani Kendal, menggelar acara Special Parenting Class, dengan Tema Merajut Keindahan Keluarga. Acara yang berlangsung, Sabtu- Minggu (08 – 09/20/2020), dilaksanakan di Sae Inn Hotel Kendal dan diikuti Wali Murid SDIT Robbani dan SMPIT Robbani Kendal. Hadir sebagai Narasumber Bapak Cahyadi Takariawan, seorang Konselor Keluarga dan Penulis Buku Best Seller Wonderful Family yang sudah lebih dari 20 tahun konsen di bidang pernikahan dan keluarga.

Ketua LPIT Robbani Kendal, Ahmad Syaifudin yang sering di sapa Asep mengatakan, acara ini bertujuan untuk merekatkan hubungan antara orang tua murid dengan sekolah. “Kami berharap peran serta orang tua wali murid ikut serta dalam proses pendidikan di Lembaga Pendidikan ini. bukan sekedar titip,” ungkap Asep.

Menurut Asep, semua orang tua yang menyekolahkan anaknya di Robbani ini wajib mengikuti menjadi program kelas parenting atau sekolah orang tua. ” Kekompakan dalam keluarga dalam mendidik anak, sangat berperan penting dalam menentukan keberhasilan anak di sekolah. Untuk mendidik anak berkarakter, bukan hanya tanggung jawab guru dan sekolah, tapi peran serta orang tua jauh lebih diperlukan,” imbuhnya.

Kegiatan yang diikuti 200 lebih peserta yang terdiri dari unsur orang tua murid baru, khususnya untuk SDIT kelas satu dan dua, kemudian SMPIT kelas tujuh dan delapan. Dalam acara ini, Bupati Kendal, hadir memberikan sambutan sekaligus menjadi keynote speaker. Tugas kita sebagai orang tua, adalah bagaimana menciptakan keluarga yang produktif satu sama lain saling terbuka, saling menghargai dan tercipta tanpa rasa cinta.

Sementara itu, dalam acara inti Cahyadi Takariawan menjelaskan, keluarga adalah lembaga pendidikan pertama dan utama, dalam membentuk jati diri generasi penerus bangsa. Anak-anak yang dilahirkan dalam bingkai keluarga adalah aset utama penerus pembangunan nasional, yang oleh karenanya harus dicetak untuk memiliki karakter yang kokoh dan memiliki jati diri bangsanya. “Inti dari acara ini adalah sekolah orang tua, jadi anak harus sekolah dan orang tua juga harus terus sekolah. Artinya sekolah mendidik anak,” ucap Cahyadi. (AU/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here