Halaqoh Kyai Muda NU : Gus Tutut Sebaiknya Jangan Mau Dicalonkan Menjadi Wagub Jateng

0
537
Katib Syuriah PBNU KH Yahya Cholil Staquf / Gus Yahya (tengah)

Katib Syuriah PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), mengatakan ketua umum GP. Ansor, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Tutut), sebaiknya jangan mau kalau dicalonkan menjadi wakil gubernur Jawa Tengah. Sebab, bisa mengacaukan organisasi kepemudaan NU tersebut.

“Kalau sampai dia mau, berarti Gus Tutut goblok. Partai yang mencalonkan juga goblok,” kata Gus Yahya, Sabtu (06/01/2018).

Menurut Gus Yahya, Ansor, adalah organisasi kepemudaan Islam yang sudah dikenal oleh dunia internasional. Maka bisa dikatakan sebuah penghinaan, bila ada partai yang mencalonkan ketua umum GP. Ansyor, menjadi wakil gubernur.

“Partai yang mencalonkan Gus Tutut juga goblok,” ujarnya.

Putra Alm. Kh. Kholil Bisri yang juga kakak kandung Gus Tutut tersebut, menambahkan jika PKB mengajukan wakil gubernur, sebaiknya calon itu yang tahu situasi dan kondisi Jawa Tengah. Bisa diambilkan dari anggota DPRD Jawa Tengah, atau DPR RI yang dari dapil Jawa Tengah.

“Dalam pilkada nanti, NU harus netral. Tapi dalam hal memilih pemimpin, warga NU harus tahu rekam jejak yang akan dipilih. Sehingga tidak salah pilih,” jelasnya.

Seperti yang telah diketahui, PKB tengah menggodok empat nama untuk menjadi bakal calon wakil gubernur Jawa Tengah. Empat nama itu, adalah anggota DPR RI dari Kendal, Alamuddin Dimyati Rois, Wakil Bupati Rembang, Arif Rohman, Anggota DPRD Jawa Tengah asal Temanggung, Fuad Hidayat, dan anggota DPR RI yang juga ketua umum GP. Ansor asal Rembang, Yaqut Cholil Quomas. (5)

Baca juga :  Hadapi banyak kendala, ruas tol jakarta-cikampek II Optimis target Beroperasi April 2019 akan tercapai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here