Para Guru Besar UNS Turun Gunung, Bantu UMKM Batik Kendal Naik Kelas

0
3

KENDAL – Sejumlah guru besar Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo turun gunung ke Kendal untuk melakukan riset pengembangan inovasi teknologi dan desain UKM batik ciprat di Kendal. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk membantu dan mendorong agar pelaku Umkm batik di Kendal bisa naik kelas bahkan bisa ekspor. Hal itu disampaikan Guru Besar UNS, Prof dr Rahmawati MSi ak CA disela acara riset pengembangan inovasi teknologi dan desain UKM batik ciprat di Kendal di Sanggar Batik Linggo di Desa Gonoharjo Kecamatan Limbangan, Sabtu (02/05/2026).” Kegiatan ini merupakan pengabdian kepada masyarakat internasional, kita juga kerjasama dengan Universitas Teknologi Mara Malaysia untuk membantu para pembatik Kendal dalam meningkatkan kualitas, design dan produksi agar lebih cepat dan bisa masuk pasar eksport,” jelasnya.

Prof Rahmawati pihaknya tidak hanya melakukan riset dan kendala yang dialami para pembatik Kendal tapi juga akan memberikan bantuan berupa mesin fider dan pemanas.”Mesin Fider untuk membantu membuat design yang bagus dan unik sedangkan mesin pemanas membantu mengeringkan batik produksi agar cepat kering terutama saat musim hujan,” ujarnya.

Zahroni pemilik Batik Linggo menyampaikan terima kasih kepada UNS Solo dan Pemkab Kendal dan Ashari SE MM yang juga mahasiswa S3, UNS Solo sebagai fasilitator kegiatan riset dan bantuan ini. Roni sapaan akrabnya mengatakan kegiatan ini pihaknya melibatkan kluster batik dan Siboli dan Kendal untuk bergabung bersama sehingga akan membantu pelaku UMKM batik di Kendal naik kelas.”Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas di dukungan dan inovasi yang diberikan UNS dan Pemkab Kendal untuk kemajuan para pelaku usaha Batik di Kendal,” ungkapnya.

Salah satu pegiat batik Kendal yang juga Bupati Kendal periode 2010-2015, dr Hj Widya Kandi Susanti MM mengatakan kegiatan bagus dapat untuk membantu pengembangan batik di Kendal. Dikatakan, selama ini para pelaku batik mengalami kendala dalam modal, pendampingan, pemasaran online dan sejumlah kendala lainnya.”Kegiatan ini juga memberikan solusi sejumlah kendala yang dihadapi pelaku usaha batik untuk dicarikan solusi-solusi,” katanya.

Ashari mahasiswa S3 dari UNS Solo yang juga fasilitator terwujudnya riset pengabdian masyarakat ini meminta agar riset dilakukan di Kendal sebagai wujud dukungan UNS Solo untuk mengabdi kepada masyarakat Kendal dalam hal peningkatan kualitas batik Kendal agar naik kelas.”Saya sebagai bagian dari pemerintah kabupaten Kendal karena bekerja di PT BPR Kendali Artha milik Pemerintah Kabupaten Kendal tentu berupaya melalui stake holder yang kami punya untuk bersama-sama membangun kabupaten Kendal,” jelasnya.

Ditambahkan, kegiatan ini murni dianggara dari hibah UNS Solo sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini