Wayang Kulit Dengan Lakon Srikandi Mbangin Kendal Ikut Meriahkan HUT Kendal Ke-420

0
33
Kendal – Untuk memeriahkan perayaan Hari Jadi Kabupaten Kendal Ke-420, Pemkab Kendal menggelar pagelaran wayang kulit di Alun-Alun, Minggu (27/07/25). Warga berbondong-bondong menyaksikan wayang kulit yang dengan dalang Ki Mangun Yuwono dari Pemalang dengan lakon “Srikandi Mbangun Kendal”.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Ferinando RAD Bonay mengatakan kegiatan gelar wayang kulit terselenggara atas kerjasama Dinas Dikbud dengan Pepadi Kendal sebagai kegiatan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Kendal Ke-420 Tahun 2025. Pagelaran wayang bertujuan untuk menghibur masyarakat Kendal yang mengambil hikmah dari lakon Srikandi Mbangun Kendal.”Alhamdulillah kegiatan dapat terselenggara dengan lancar sehingga memberikan hiburan kepada masyarakat,” katanya.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menyampaikan pagelaran wayang kulit sebagai wujud pemerintah Kabupaten Kendal berkomitmen dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya. Bupati mengajak seluruh masyarakat Kendal untuk selalu bersyukur atas semua keberkahan rezeki yang diberikan Allah SWT. Sebelum pagelaran wayang kulit dimulai, Bupati menyerahkan wayang Srikandi kepada Ki Dalang sebagai tanda dimulainya pagelaran wayang kulit yang dimulai pukul 21.00 WIB.
“Saat saya turun ke masyarakat banyak yang agar rangkaian Hari Jadi Kendal juga diramaikan dengan kegiatan seni budaya seperti kuda lumping, warokan dan wayang sebagai pilar kebudayaan. Saya berharap adanya kesadaran para generasi muda mengenal kebudayaan sendiri yang adiluhung,” ujar Bupati Kendal.
Dijelaskan, lakon “Srikandi Mbangun Kendal” dalam cerita wayang kulit malam ini dipaparkan Bupati Kendal bertujuan untuk memunculkan figur wayang Srikandi sebagai gambaran kesamaan gender. “Kebetulan Kabupaten Kendal dipimpin seorang Srikandi, dan harapan saya akan muncul Srikandi-Srikandi Kendal yang mampu membangun Kabupaten Kendal lebih baik dan lebih sejahtera,” ungkap bupati Tika.
Ketua Dekranasda Kendal, H Murdoko SH menambahkan sangat mengapresiasi pagelaran wayang kulit tersebut. Dikatakan, filosofi dari lakon Srikandi Mbangun Kendal adalah figur Srikandi itu mencerminkan pejuang perempuan yang sekarang ini bupatinya perempuan.”Mari kita semua warga Kendal kita bersama-sama membangun Kendal,” ajaknya.
Murdoko juga berpesan agar masyarakat ikut mendukung visi, misi dan perjuangan bupati Kendal dalam membangun Kendal lebih maju dan lebih sejahtera. Pagelaran wayang dihadiri Bupati Kendal, Wakil Bupati Kendal, Pj Sekda Kendal, Forkopimda, Asisten Setda, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD Terkait, Camat, Ketua DPRD dan Fraksi DPRD Kendal, Ketua Pepadi Kendal dan Masyarakat Kabupaten Kendal dan sekitarnya. (AU/01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini