Setahun Pemerintah Tika-Benny Fokus Pembangunan Jalan Kabupaten Di Pelosok Desa

0
7

KENDAL – Setahun pemerintah Bupati Hj Dyah Kartika Permanasari SE MM – Wakil Bupati H Benny Karnadi SAg fokus pembangunan infrastruktur, terutama pembangunan jalan penghubung pelosok desa. Pembangunan insfrastruktur yang merata diyakini akan menjadi investasi jangka panjang untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Pj Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari mengatakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Kendal pada tahun 2025 mencapai 75,07 meningkat 0,73 poin dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 74,34. IPM merupakan ukuran kualitas hidup masyarakat berdasarkan tiga dimensi utama, yaitu kesehatan (usia harapan hidup), pendidikan (harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah), dan standar hidup layak (pengeluaran riil per kapita.

Menurut Pj Sekda Kendal, pertumbuhan sektor makro yang menunjukkan perkembangan positif, namun masih terdapat permasalahan pembangunan di Kabupaten Kendal, diantaranya isu pengangangguran, kemiskinan, kekumuhan, banjir rob, sampah dan pemerataan infrastruktur.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Kendal tahun 2025 menurun menjadi 4,60%, menunjukkan perbaikan kondisi ketenagakerjaan. Namun, pengangguran masih menjadi isu penting karena belum seluruh usia produktif terserap di sektor formal, terutama lulusan menengah.

Kesenjangan kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri serta tantangan bonus demografi turut menjadi perhatian dalam penyediaan lapangan kerja.

Selanjutnya terkait dengan angka kemiskinan Kabupaten Kendal pada tahun 2025 turun menjadi 8,4% dari 9,35% pada tahun 2024.

Meski demikian, masih terdapat tantangan struktural, seperti banyaknya rumah tangga yang berada di sekitar garis kemiskinan, belum meratanya penyerapan tenaga kerja formal, kualitas SDM yang belum optimal, serta ketergantungan ekonomi pada sektor informal dan pertanian yang rentan terhadap perubahan ekonomi dan cuaca.

Kemudian, isu kekumuhan, pada tahun 2025 Kabupaten Kendal masih memiliki kawasan permukiman yang masuk kategori kumuh menurut penetapan administrasi.

Kawasan permukiman kumuh umumnya ditandai oleh kondisi rumah yang tidak layak huni, kurangnya infrastruktur dasar, drainase buruk, serta rendahnya kualitas lingkungan permukiman.

Untuk isu banjir dan rob masih menjadi permasalahan serius di Kabupaten Kendal. Curah hujan tinggi pada awal tahun 2025 menyebabkan banjir permukaan dan luapan sungai, termasuk jebolnya tanggul Sungai Bodri yang berdampak pada permukiman dan fasilitas umum. (AU/01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini