Selasa, 22 September 2026
Iklan

Khaul Kyai Ahmad Rukyat-Wali Musyafa Dihadiri Puluhan Ribu Jamaah

suarakeadilan · · 2 menit baca · 1x dibaca
Bagikan:
Khaul Kyai Ahmad Rukyat-Wali Musyafa Dihadiri Puluhan Ribu Jamaah
Space Iklan Zona: article-top

Kendal – Puluhan ribu jamaah meriahkan Khaul Mbah Kyai Ahmad Rukyat dan Mbah Wali Musyafa di Desa Kutoharjo Kecamatan Kaliwungu, Kamis (28/12). Khaul tersebut dipimpin langsung KH Dimyati Rois yang akrab disapa Abah Dim. Hadir dalam acara itu Kapolres Kendal AKBP Adiwijaya dan Dandim Letkol CZI Hendro Edi Busono dan perwakilan Pemkab Kendal.

Salah satu ulama muda Kaliwungu, KH Alamudin Rois yang akrab disapa Gus Alam mengatakan, kedua Waliyullah ini tidak mempunyai anak tapi warga Kaliwungu khususnya desa Krajan Kulon dan Krajan Wetan berperan sebagai putra-putri Kyai Rukyat dan Wali Musyafa yang dengan suka rela mereka membuat nasi bungkus, air minum dan bingkisan dari dana pribadi utuk menghormati haul Kyai Rukyat dan Kyai Musyafa.Dalam khaul ini, tak pandang Kaya atau miskin semua mengabdi pada Mbah Rukyat dan Mbah Musyafa, sebagai guru besar warga Kaliwungu,” ujarnya.

Menurutnya, tradisi ini berjalan setiap tahun karena kedua tokoh Islam besar itu memang sangat dekat dan ngayomi pada masyarakat. Diceritakan, suatu hari kyai Rukyat seperti merenung karena belum mempunyai keturunan dan nasihat teman-teman sesama kyai.” Disampaikan Kyai Rukyat, sabarlah , bahwa Gusti Allah belum memberikan keturunan akan tetapi putra putri panjenengan adalah santri santri yang nenyebar di pelosok negeri , putra putri mu adalah masyarakat luas,” nasihat temanya sesama kyai.

Space Iklan Zona: article-mid

Gus Alam menyampaikan, alhamdulillah hingga kini masyarakat tetap menpertahankan tradisi haul ini bahkan kian hari kian berbondong dan berduyun karena semakin banyak masyarakat yang mengagumi dan mencintai ulama besar ini.”Ini kami semua putra putri panjenengan Kyai Rukyat , Mbah Musyafa. Meski panjenengan telah pindah alam tapi kami selalu mendoakan panjenengan, semoga berkah dan ajaran panjenengan Kyai Rukyat dan Mbah Wali Musyafa tansah lumintu mewarnai tatanan ahlisunnah waljamaah sepanjang masa hususnya Kaliwungu Kendal,” doanya.

Menurut Gus Alam, apabila ada Ulama tidak punya keturunan maka keturunan nya adalah santri dan masyarakat, seperti contoh di Kaliwungu ini.”Alhamdulillah dengan haul, menghadirkan kembali semangat pengabdian dan perjuangan para Ulama Salafus Sholeh, walau mereka telah berpindah alam, mahabbah mempertahankan ajaran nya adalah wajib bagi kita , karena meraka warotsatul anbiyaa,” jelasnya.

Salah satu peserta khaul, Hendro (39) Warga Kaliwungu mengatakan semangat mengikuti khaul dua kyai karismatik di Kaliwungu ini karena sebagai bentuk terima kasih atas perjuangan dua ulama besar ini dalam syiar Islam di Kaliwungu.“Saya ikut khaul sebagai bentuk syukur dan terima kasih atas jasa beliau dalam menyebarkan Islam di Kaliwungu,” ujarnya. (1)

Sumber asli: SuaraKeadilan.net

Berita Terkait

Komentar (0)

Jadilah yang pertama berkomentar.