Bupati Batang Wihaji sambut malam tahun baru 2018 dengan Yasinan dan Tahlilan
article-top
BATANG – Ada sedik berbeda di perayaan malam pergantian Tahun dipenghujung 2017 di Kabupaten Batang, yang biasanya dengan dentungan musik dan pesta kembang api dari sore hingga malam pergantian tahun.
Perbedaanya tampak di Rumah Dinas Bupati Batang yang di penuhi oleh pejabat dari eselon dua, tingga dan empat khusu membacakan surat Yasin dan Tahlil pada Minggu malam 31/12/17. Pembacaan surat Yasin dan Tahlil tersebut di pimpin KH. Sugeng Ramadhon dari Reban.
Bupati Batang Wihaji mengatakan, dipenghujung tahun saatnya kita untuk mengintrospeksi diri, apa yang telah kita lakukan dan perbuatan dalam satu tahun, kegiatan ini bermaksud untuk muhasabah sebagai upaya evaluasi diri terhadap kebaikan dan keburukan dalam semua aspeknya.
” Muhasabah untuk evaluasi diri terhadap kebaikan dan keburukan dalam semua aspek baik di pemrntahan dan kehidupan kita sehari, yang di sertai dengan doa agar kita selamat di jauhakan dari bencana atau musibah yaitu membacakan surat Yasin dan Tahlil. Namuan pmkan juga tetap memberikan ruang untuk perayaan malam pergantian tahun dengan pesta kembang api dan parade musik band.” Kata Wihaji .
Ia juga mengatakan selama 7 bulan 8 hari di tahun 2017 berbagai program yang dimulai dari perencanaan hingga pelaksanaannya, secara umum pemerintahan berjalan dengan baik dari segi tata kelola maupun prestasi.
“Capaian penyerapan anggaran berdasarkan Surat Perintah Pencairan Dana ( SP2D)yang sudah sampai akhir mencapai 95,6%, Ini pencapaian yang bagus berdasarkan serapan anggaran.” Kata Wihaji
article-mid
Untuk kemanfaatkan program yang sudah kita laksankan, lanjutnya sudah da yang kelihatan, namun juga program pembangunan ada yang belum kelihatan karena sifatnya pelatihan, sehingga belum bisa dilihat akan tetapi kalau pembangunan fisik sudah bis dilihat, walaupun ada yang belum bisa di selesaikan.

Peserta sambut tahun baru diikuti seluruh Keterangan Foto : jajaran OPD pemkab. Batang dan masyarakat
“Ini akan menjadi bahan evaluasi dan intropeksi kita semua agar kedepan bisa lebih bagus dan kurang bisa kita perbaiki dan lengkapi. Dan yang lagi kipiran saya dengan Wakil buati Suyono menaikan TPP ( Tunjanga Penghasilan Pegawai ) yang masih dirumuskanya, yang solusinya pendapat asli daerah tinggi bisa terlaksana untuk itu mari berlomba dalam bekerja dengan integritas dan semangat tinggi . ” Kata Wihaji
Disampaikan juga oleh Wihaji, Program visi misi santunan kematian bagi masyrakat miskin dengan layanan aplikasi E- Sakti, yang penyalurany sudah mencapai Rp. 166 juta sehingga masih saldo, karena kita anggaran Rp. Milyar untuk dua bulan.
“ E- Sakti sudah berjalan dan sampai sekarang penyaluran santunan tersebut kurang lebih sudah mencapai Rp. 166 juta, sehingga saldo karna kita anggarkan Rp. 2 milar untuk dua bulan untuk perubahan anggaran.” Kata wihaji
Di Tahun 2018 kami menunggu kreativitas dan inovasi dari OPD ( Organisasi Perangkat Daerah ) dalam memberikan pelayanan masyarakat, agar pelayanan bisa efektif, efisien, sederhana dan bermanfaat namun sesuai dengan Standar Pelayanan Prosedur serta tidak melanggar undang – undang.(6)