Peringatan Hari Bersih Se-Dunia, Diperingai Aksi Pungut Sampah Di Pantai Ngebom

0
12
Keterangan Foto: Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sri Purwati, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Agung Setiawan dan ikut memungut sampah yang berserakan di Pantai Ngebom.

KENDAL – Ratusan petugas dari berbagai elemen masyarakat memunguti sampah di sepanjang Pantai Ngebom Desa Mororejo Kecamatan Kaliwungu, Sabtu (15/09/2018). Aksi pungut sampah ini dilakukan dalam rangka hari bersih se-dunia (World Clean Up Day). Gerakan juga melibatkan Dinas Perikanan dan Kelautan, Disporapar, Camat, kepala desa, polisi, TNI, penggiat lingkungan dan siswa serta perusahaan. Bahkan 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sri Purwati, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Agung Setiawan dan Camat Kaliwungu Dwi Cahyo juga ikut memungut sampah yang berserakan di Pantai Ngebom. Acara pungut sampah diawali dengan apel gerakan pungut dalam rangka hari bersih sedunia. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sri Purwati mengatakan, manusia sendiri merupakan pihak yang memproduksi sampah, untuk itu harus peduli terhadap sampah karena pada dasarnya semua orang sangat menghindari sampah. “Pemkab hanya punya dua tempat pembuangan akhir (TPA). Sampah yang dibuang tiap bulan meningkat signifikan. Sehingga dibutuhkan kepedulian itu. Mau berubah atau tertimbun sampah,” katanya.

Sri Purwati, mengungkapkan, semakin modern masyarakat maka itensitas pekerjaannya semakin meningkat dan itu berkencenderungan untuk hidup praktis. Sehingga hal itu pula yang mempengaruhi pola hidup. Akibatnya daya hidup praktis dan cepat sebabkan sampah menumpuk. Itu sudah merambah sampai ke desa-desa. Karena keterbatasan, membuat dinas tidak bisa melakukan pengelolaan sampah sebanyak 265 desa. 

Dijelaksan, DLH hanya ada 14 truk pengangkut sampah, sehingga tidak mampu mengatasi persoalan sampah sampai tingkat desa. Kiprah pemerintah desa untuk ikut atasi sampah sangat diperlukan. Dari dana Anggaran Dana Desa (ADD) bisa dialokasikan untuk tong-tong sampah. Pihaknya menghimbau masalah sampah harus di tangani mulai dari diri sendiri.”Mari mulai dari diri sendiri menangani sampah untuk kehidupan lebih baik,” katanya.

Sri Purwati, masalah sampah juga banyak diperbincangkan di Semarang. Perbincangan itu terkait membuang sampah sembarangan dapat di kenai denda, untuk itu setiap orang harus peduli tentang sampah.

Aditya Arif Prasetyo siswa MI NU 06 Mororejo mengaku senang ikut acara pungut sampah di Pantai Ngebom. Dikatakan, kalau di pantai banyak sampah membuat pemandangan tidak nyaman dan kotor.”Jadi saya senang bisa ikut membantu aksi pungut sampah dalam rangka hari bersih sedunia ini,” katanya. (AU/01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here