Warga Siap Jaga Rel Secara Swadaya

By suarakeadilan.net 06 Sep 2017, 22:02:52 WIB Nasional
Warga Siap Jaga Rel Secara Swadaya

Keterangan Gambar : Warga memasang palang pintu darurat untuk mengamankan warga yang lewat.


Kendal - Kades Gebang Riyanto mengatakan, penutupan rel tanpa palang pintu yang dipasang Dirjen Perkeretaapian tiga minggu lalu membuat warga kesulitan menjalan roda perekonomian dan kesulitan membangun karena material tidak bisa masuk."Setelah melalui musyawarah dengan berbagai pihak ahirnya kami nekad membuka paksa rel ini yang ditutup Dirjen Perkeretaapian," ujarnya.

Dijelaskan, pihaknya juga sudah memberi tembusan semua dari Pemkab Kendal, Dishub dan pihak terkait lainnya. Riyanto mengaku setelah dibuka tel tersebut akan diberi palang pintu darurat dan dijaga warga sekitar untuk menghindari kecelakaan seperti yang terjadi beberapa waktu lalu yang menewaskan lima orang."Untuk pembayaran penjaga akan dimintakan swadaya masyarakat dari enam desa," jelasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kendal, Moh Toha mengatakan, masyarakat memaksa membuka patok intinya tidak masalah asal harus ada pengamanan, baik dari segi peralatan penjaganya agar orang yang melintas ada perhatian apalagi rambu sudah pasang Dinas Perhubungan."Masyarakat harus bisa memberi pengamanan mandiri sampai dibangunnya palang permanen," ujarnya.

Sedangkan Camat Gemuh M Fathoni mengatakan, awalnya warga berencana menggelar aksi demonstrasi agar dibangunkan palang pintu permanen. Namun pihaknya bersama Diskominfo berhasil meredam dan membuat kesepakatan dengan warga agar tidak ada demonstrasi"Warga sepakat tidak ada demontrasi dan mereka juga siap mengamankan rel tanpa palang pintu dengan menugaskan penjaga," ujarnya. Seperti diketahui tiga minggu lalu di rel tanpa palang pintu tersebut terjadi kecelakaan kereta yang mengakibatkan lima orang meninggal dunia.(1)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook