Warga Buka Penutup Rel Secara Paksa

By suarakeadilan.net 06 Sep 2017, 21:55:09 WIB Nasional
Warga Buka Penutup Rel Secara Paksa

Keterangan Gambar : Warga kerja bakti membuka tutup rel tanpa palang pintu di Desa Gebang Secara paksa.


Kendal - Perwakilan warga dari enam desa masing-masing Pamriyan, Gebang, Mojo, Rowobranten, Kedunggading dan Kedungasri membuka paksa tutup rel tanpa palang pintu yang dipasang Dirjen Perkeretaapian tiga minggu lalu. Warga menilai penutupan rel palang pintu mengakibatkan mobil tidak bisa lewat dan mematikan perekonomian warga terutama di enam desa tersebut.

Warga sekitar Akhmad Khoiri mengatakan,  rel tanpa palang pintu itu merupakan akses utama enam desa tersebut sehingga kalau ditutup akan mematikan perekonomian. Dikatakan, masyarakat menghendaki besi yang dipasang di kanan dan kiri rel dibuka sehingga mobil bisa lewat.

Menurut Khoiri, penutupan rel tersebut mematikan jalur perekonomian meliputi pasokan logistik, jual beli hasil panen, keluar masuk perdagangan, material pembangunan, ambulan, kepolisian dan mobil damar."Karena dampak penutupan rel ini sangat besar maka masyarakat nekad membuka paksa," ujarnya.

Setelah penutup rel dibuka akan dibuatkan palang pintu sementara dan dijaga secara manual. Untuk selanjutnya, warna menuntut dibuatkan palang pintu permanen beserta penjaganya."Kalau tidak dipenuhi warga siap geruduk Kantor Bupati, " jelasnya.(1)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook