TMMD Ditutup Dengan Nari Maumere Bersama

By suarakeadilan.net 07 Nov 2017, 18:34:35 WIB Berita Utama
TMMD Ditutup Dengan Nari Maumere Bersama

Keterangan Gambar : Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, Danrem 073/Makuratama  Kolonel Joni Pardede, dan Jajaran Korem 073/Makuratama, Sekda Kendal Moh Toha, Dandim Letkol Czi Hendro Edi Busono, ikut terjun ke lapangan ikut hari Maumere bersama masyarakat.


KENDAL - TMMD reguler ke-100 Kodim Kendal resmi ditutup digelar di Lapangan Desa Jungsemi, Kecamaatan Kangkung, oleh Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) IV/ Diponegoro Brigjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah, Kamis (26/10). Penutupan ditandai dengan penyerahan kembali peralatan kerja, penandatanganan hasil-hasil pelaksanaan TMMD, pemukulan kentongan, dan diakhiri dengan pemotongan pita di lokasi sasaran fisik rabat beton jalan desa dengan volume 1.550 x 3 meter x 12 sentimeter di Dukuh Srandu,  yang 100 persen rampung dikerjakan. 

Penutupan dimerihkan oleh penampilan para pendekar pencak silat dari Perguruan Silat SH Teratai, dan goyaang bersama Maumere yang dibawakan Persit Kodim 0715/Kendal dan siswa-siswi SMA N 02 Kangkung. Bahkan Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, Danrem 073/Makuratama  Kolonel Joni Pardede, dan Jajaran Korem 073/Makuratama, Sekda Kendal Moh Toha, Dandim Letkol Czi Hendro Edi Busono, ikut terjun ke lapangan ikut hari Maumere bersama masyarakat.

Wagub Jateng Heru Sujatmoko mengapresiasi atas kerja keras TNI dan masyarakat Desa Jungsemi. Dikatakan, setelah diresmikan jalan tersebut diserahkan kepada warga untuk dimanfaatkan agar meningkat hasil perekonomian dan pertanian.”Seharusnya ini tugas pemerintah namun dibantu TNI ini merupakan perpaduan dan gotong royong harus dilestarikan,” ujarnya.

Brigjen TNI Mohamad Sabrar Fadhilah mengatakan, TNI AD mengalokasikan anggaran cukup besar untuk pelaksanaan TMMD di seluruh Indonesia. Melalui program TMMD, dapat membangun dan membangkitkan kembali nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong guna membantu percepatan  program pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama di pedesaan. Hal ini sejalan dengan tema yang diangkat, yakni "Percepatan Pembangunan Meningkatkan Kemandirian Pangan dan  Kesejahteraan Masyarakat".  "Tema ini sangat selaras dengan Nawa Cita Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo, yang salah satunya adalah membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," kata dia. (3)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook