Puluhan Atribusi Warga-Santri NU Tolak FDS

By suarakeadilan.net 30 Agu 2017, 08:16:15 WIB Berita Utama
Puluhan Atribusi Warga-Santri NU Tolak FDS

Keterangan Gambar : Puluhan ribu warga dan santri dari NU Kendal menggelar aksindemontrasi menolak FDS.


Kendal - Puluhan ribu warga Nahdatul Ulama dan para santri se-Kabupaten Kendal menggelar aksi unjuk rasa menolak pemberlakuan Full Day School (FDS), kemarin. Aksi dipusatkan di Alun-Alun Kendal dan diisi orasi sejumlah Kiai dan tokoh NU Kabupaten. 

Koordinator aksi, KH Ahmad Munib mengatakan, sejak dini warna NU kenal ah laku Karamah, bisa membaca Al Quran melalui Taman Pendidikan Al Quran (TPQ), tapi dengan kebijakan FDS maka akan membunuh sekolah agama."Kebijakan ini sangat merugikan pendidikan agama dan akan mengancam keberlangsungan pendidikan agama," ujarnya.

Munib menjelaskan, sekolah lima hari sampai jam lima sore jelas membuat para siswa kecapekan dan tidak bisa lagi mengikuti sekolah agama, sehingga secara perlahan akan mematikan sekolah agama. Sedangkan, Ketua Forum Ukhuwah Silaturrahim Pendidikan Al Quran (Fuspaq) Kabupaten Kendal yang juga mantan Wakil Bupati Kendal KH Moh Mustamsikin mengatakan, FDS tidak bisa diterapkan lantaran akan mengurangi pendidikan agama. Dikatakan, FDS harus dihentikan karena akan mematikan  seluruh pendidikan agama."FDS ini mengikis pendidikan agama, masyarakat Kendal mayoritas mewajibkan anak-anaknya ikut madrasah. Pemberlakuan FDS ini jelas tidak akan memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk ikut madrasah karena waktunya sudah berkurang," kata Mustamsikin.

Bupati Kendal Mirna Annisa  juga nampak hadir dan bergabung dengan massa. Bupati mengaku sudah tanda tangan mendukung pemberlakuan FDS."Saya sudah ikut tanda tangan menolak FDS dan akan mengajarkan ini kepada Gubernur dan Presiden," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Agus Rifai. Pihaknya siap menolak kebijakan FDS."Kami bersama masyarakat Kendal siap menolak FDS," katanya.(1)

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook