PPDI Siap Berperan Memberntas Narkoba

By suarakeadilan.net 08 Agu 2017, 18:00:15 WIB Berita Utama
PPDI Siap Berperan Memberntas Narkoba

Keterangan Gambar : Pengurus PPDI Kabupaten Kendal diberi penjelasan tentang narkoba dan bahannya.


KENDAL - Para perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa (PPDI) Kabupaten Kendal diminta untuk ikut berperan aktif mensosialisasikan dan melakukan pencegahan dan memberantas terhadap peredaran gelap narkoba. Untuk itu sekitar 50 anggota PPDI yang merupakan perwakilan dari 20 kecamatan Se-Kabupaten Kendal dibekali pengetahuan tentang narkoba, di salah satu rumah makan di Kendal, kemarin. Acara yang bertemakan Komunikasi edukasi dan edukasi (KIE), Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelar Narkoba (P4GN), melalui media konvensional kepada kelompok masyarakat PPDI. 

Ketua PPDI Chumaidi SH mengatakan, ada sekitar 40 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Dikatakan dengan maraknya peredaran narkoba yang sudah masuk semua lapisan masyarakat, sehingga PPDI merasa terpanggil untuk membantu melakukan pencegahan dan pemberantasan narkoba di Kabupaten Kendal.

Menurut Chumaidi, kegiatan komunikasi informasi dan edukasi P4GN antara BNNK Kendal dengan PPDI, dinilai sangat tepat karena dari para peserta akan menyampaikan informasi yang diterima kepada 2500 perangkat desa lain dan Alan diteruskan kepada masyarakat."Perangakat desa yang selalu berhubungan dengan masyarakat bisa memberikan informasi dan deteksi dini terkait penyalahgunaan narkoba di kampungnya masing-masing," ujarnya.

Acara tersebut diisi Kepala BNN Kendal, AKBP Sharlin Tjahaja dan Dr Dina Kameswari dari Kasi Kefarmasian dan Pembekalan Obat, Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal. Kepala BNN Kendal, AKBP Syarlin Tjahaja menyampaikan materi tentang kondisi terkini isu dan strategis terkait darurat narkoba di Kabupaten Kendal sebagai. Dikatakan, sebagai bagian dari negara Indonesia, Kendal tidak bisa lepas dari narkoba. 

Menurut Syarlin, narkoba saat ini sudah menyasar ke semua golongan mulai dari anak-anak hingga dewasa bahkan yang sudah tua. Bahkan belakang ada juga obat penenang untuk orang gila dimasukkan makanan anak-anak."Sebagai orang tua dan perangkat maka harus hati-hati dan bisa berperan di masyarakat untuk melakukan pencegahan peredaran narkoba," ujarnya.

Sementara  Dr Dina Kameswari dari Kasi Kefarmasian dan Pembekalan Obat, Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal menyampaikan materi tentang bahaya narkoba ciri-ciri narkoba. Menurut Dina, selaku tokoh masyarakat para perangkat mempunyai peran yang sangat strategis untuk membantu Pemerintah dalam melakukan pencegahan penyalahgunaan narkoba."Perangkat desa selalu bersinggungan dengan masyarakat sehingga mempunyai kesempatan yang besar untuk membantu melakukan pencegahan peredaran narkoba," ujarnya.

(1)

 

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook