Banyak PJTKI Tahan Dokumen TKI

By suarakeadilan.net 26 Sep 2017, 15:49:12 WIB Berita Utama
Banyak PJTKI Tahan Dokumen TKI

Keterangan Gambar : Bobi Anwar Maarif Sekjen SBMI Nasional menyampaikan materi tindak pidana perdagangan orang.


KENDAL –  Serikat buruh migran Indonesia menyelenggarakan sosialisasi pencegahan tindak pidana perdagangan orang bekerja sama dengan pemberdayaan pendidikan dan kebudayaan. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa (25-26/9) di Aula Gedung Pemkab Kendal. Sosialisasi fokus tentang pemberantasan perdagangan orang yang diatur Undang-Undang No.21 tahun 2007 pasal dua. 

Novi Kurniasih Ketua DPW SBMI Jateng mengatakan, peserta sosialisasi ada 50 orang yang terdiri dari unsur dari eks TKI dari beberapa desa. Dikatakan, SBMI sudah mendirikan posko pengaduan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta korban buruh migran."Kendal sebagai salah atau daerah pengirim TKI terbesar nomor dua di Jateng harus banyak mendapatkan perhatian Pemerintah dan pemangku kebijakan lainnya," ujar Novi.

Menurut Novi, saat dirinya melakukan pendampingan di Kendal banyak sekali ditemukan kasus yang dialami buruh migran. Dikatakan, kasus paling banyak terjadi penggelapan dokumen dan penahan ijazah oleh perusahaan tenaga kerja."Kami sering melakukan kendampingan kasus penahanan dokumen," ujarnya.

Dalam kesempatan itu Novi menambahkan, ada sejumlah pemateri dalam sosialisasi itu meliputi Polres Kendal menyampaikan tentang hukuum perlindungan dan pemberantasan perdagangan orang sudah diatur No 21 tahun 2007 pasal dua. 

Wakil Bupati Masrur Masykur menyampaikan materi tentang pengirim TKI terbesar di Jateng dan perhatian Pemerintah yang harus ditingkatkan terhadap buruh migran."Bagaimana penanganan eks TKI paska pulang ke daerah dan pendampingan yang dilakukan secara khusus agar mereka mampu memberdayaan ekonomi untuk memanfaatkan potensi lokal."Sehingga setelah mereka mapan secara ekonomi tidak berpikir berangkat lagi sebagai TKI," jelasnya.

Bobi Anwar Maarif Sekjen SBMI Nasional menyampaikan materi tindak pidana perdagangan orang sebagai upaya yang harus dilakukan jika ada masyarakat yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang."Kemana mereka harus melaporkan dan mencari perlindungan, karena data yang kami punya hampir 70 persen Korban traffiking buruh migran," jelasnya.(1)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook