Bantuan Alat Pertanian Jangan Dijual

By suarakeadilan.net 30 Sep 2017, 22:56:36 WIB Berita Utama
Bantuan Alat Pertanian Jangan Dijual

Keterangan Gambar : Wakil Ketua DPR RI Dr H Agus Hermanto menyerahkan bantuan alat pertanian di Kecamatan Weleri


KENDAL - Delapan kelompok tani di Kecamatan Weleri dan Rowosari Kabupaten Kendal mendapat bantuan berupa hand trancktor, dari Wakil Ketua DPR RI Dr H Agus Hermanto, kemarin.  Bantuan tersebut akan terus dipantau dan tidak boleh dijual karena melanggar aturan dan bisa dikenakan sanksi pidana. Hal tersebut disampaikan Agus Hermanto saat rapat dengar pendapat optimalisasi peran tani untuk meningkatkan produksi pangan dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional. Bantuan diserahkan langsung langsung oleh Agus di kediaman Anggota DPRD Kendal H Solihin di Desa Ngasinan, Kecamatan Weleri, kemarin.

Agus mengatakan, sudah banyak banguan alat pertanian dan peternakan yang dikucurkan kepada kelompok tani. Hal tersebut tidak lepas dari amanah masyarakat kepadanya sebagai anggota DPR RI. Dikatakan sinergitas antara pemerintah melaui lembaga terkait dengan petani sangat penting untuk mewujudkan swasembada pangan."Dengan sinergi dan bantuan yang sudah dibagikan diharapkan Indonesia tidak ada kekurangan pangan bahkan bisa ekspor karena Indonesia negara agraris yang tanahnya subur," ujarnya. 

Dikatakan, Bantuan dari dinas dan tahun ke tahun terus meningkat dan sebagian besar anggaran ada di pusat maka Kendal memiliki kesempatan besar karena Kendal memang sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani. Menurut Agus bantaun yang sudah diserahkan kepada kelompok tani akan ada pemeriksaan sehingga harus dirawat dan gunakan sesuai peruntukanya."Bantuan yang sudah disampaikan dimanfaatkan jangan sampai hilang atau dijual," jelasnya

Anggota DPRD Kendal H Solihin mengatakan, bantuan yang diberikan Wakil Ketua DPR RI Dr H Agus Hermanto sangat dirasakan manfaatnya oleh petani, untuk itu pihaknya memintanya terus berjuang untuk petani sehingga cita-cita swasembada bisa terwujud dengan baik. Meski demikian masih banyak kendala yang dialami petani seperti saluran irigasi, jalan pertanian banyak yang rusak serta harga jual saat panen."Untuk itu kami mengharap Pak Agus bisa terus memperjuangkan kebutuhan petani," harapnya.

Sementara itu, Mukri dari Kelompok Tani Ngudi Luhur 1  mengatakan, problem pertanian  yang ada di Indonesia sangat banyak mulai dari jaringan irigasi banyak yang rusak hingga tehnologi pas-pasan. Apalagi belakangan, cari tenaga tani juga susah dan mahal. Untuk itu pihaknya sangat berterima kasih atas bantuan alat pertanian ini."Banguan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami harapkan kedepan ada bantuan pupuk dan bibit," harapnya. (1)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook