800, 75 Hektar Tembakau Rusak Diserang TMV

By suarakeadilan.net 13 Agu 2017, 20:31:34 WIB Ekobis
800, 75 Hektar Tembakau Rusak Diserang TMV

Keterangan Gambar : Sebanyak 800,75 hektar tanaman tembakau rusak diserang virus TMV.


KENDAL - Sebanyak 800,75 hektar tanaman tembakau rusak diindikasikan diserang virus tobaco mozaik virus (TMV). Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas pertanian dan Pangan Harjito, kemarin. Harjito mengatakan sasaran tanam tembakau tahun ini sekitar 4000 hektar namun realisasinya  hanya 2589,5 hektar. Namun belakangan banyak yang terserang virus TMV sehingga saat ini hanya bersisa 1789 hektar."Tanaman tembakau yang rusak akibat diserang TMV rusak 800,75 hektar, paling banyak di Kecamatan Ringiarum, Gemuh, Kangkung dan Pegandon," ujar Harjito. 

Menurut Harjito, tanaman tembakau rusak diindikasikan terkena TMV karena untuk memastikan harus ada laboratorium dengan mikroskop elektron sedangkan Kendal tidak punya alatnya. Virus muncul kalau kondisi lingkungan tidak sehat dan perubahan suhu iklim juga sangat mempengaruhi. Dikatakan, lahan yang sudah tidak layak untuk budidaya karena kebanyak bekas tanaman bawang merah."Untuk itu harus ada perbaikan lingkungan dan tanahnya diberi pupuk kandang, persiapan benar dikeringkan serta diuapkan " jelasnya.

Sasaran tanam tahun ini sekitar 4000 hektar, namun dengan kondisi iklim yang tidak menentu sangat mempengaruhi minat petani untuk tanam tembakau. Dikatakan, harusnya sejak Mei sudah kemarau ternyata sekarang masih hujan. Meski ragu mereka tetap tanam. Setelah direkap luasan tanam petani tembakau sekitar 2589,5 hektar berada di 12 kecamatan meliputi Plantungan, Sukorejo, Limbangan, Brangsong, Pegandon, Ngampel, Gemuh, Ringinarum, Weleri, Kangkung, Cepiring dan Patebon."Rata-rata petani mulai tanam bulan Juni, karena kondisi cuaca tidak menentu diperkirakan baru panen ahir Agustus," ujarnya. (1)

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook